Jadi Inspirasi
Jadi Inspirasi
Koleksi Buku Inspirasi Bisnis Terbaik
Finansial & Investasi

Hendy Tanuardy: Dari Nyaris Bangkrut di Jakarta Jadi Mentor Ribuan Trader

Kisah Hendy Tanuardy meninggalkan karir teknik sipil, nyaris bangkrut total di Jakarta, hingga bangkit menjadi mentor investor dengan metode unik.

(24 Februari 2026)
4 menit baca
Hendy Tan: Dari Nyaris Bangkrut di Jakarta Jadi Mentor Ribuan Trader
Ilustrasi Hendy Tan: Dari Nyaris Bangkrut di Jakarta Jadi Mentor Ribua.
Hampers Ramadan Premium

Keputusan untuk merantau dari Bandung ke Jakarta dengan tabungan seadanya hampir menjadi kesalahan terbesar dalam hidup Hendy Tanwardi. Pria yang akrab disapa Hendy Tanuardy ini harus menghadapi kenyataan pahit ketika bisnis trading yang ia geluti mengalami kerugian besar tepat saat ia tidak lagi memiliki penghasilan tetap sebagai konsultan teknik sipil.

Momen itu memaksanya berada di persimpangan jalan yang menyiksa; kembali pulang dengan rasa gagal atau bertahan di ibu kota dengan risiko kehilangan segalanya. Ia sempat menyesal dan berpikir untuk kembali menjadi konsultan konstruksi sesuai latar belakang pendidikannya yang telah menempuh pendidikan hingga S2.

Namun, tekad untuk tidak menyerah justru muncul di titik terendah tersebut. Hendy memilih untuk terus berjuang memperbaiki metodenya alih-alih lari dari masalah, sebuah keputusan yang akhirnya mengubah nasibnya dari seorang trader yang nyaris bangkrut menjadi pendiri komunitas edukasi investasi terpercaya.

Baca juga: Dari Tragedi WTC hingga COVID: Kisah Trader yang Konsisten Profit

Pilihan Berat Meninggalkan Karir Stabil

Sebelum terjun penuh ke dunia trading, Hendy sebenarnya memiliki jalur karir yang sangat mapan dan menjanjikan. Ia bekerja sebagai konsultan teknik sipil atau consultant engineer yang bertugas mendesain infrastruktur besar seperti jembatan, LRT, dan MRT.

Profesi ini menawarkan kepastian masa depan yang jelas, apalagi ia telah mendalaminya bertahun-tahun hingga meraih gelar magister. Di sisi lain, hobi trading yang dimulai sejak usia 15 tahun mulai berkembang menjadi komunitas gratis yang semakin membesar berkat konten edukasinya di media sosial.

Hendy terjepit di antara dua pilihan sulit: mempertahankan karir profesional di bidang teknik atau fokus mengembangkan komunitas trading yang menjadi passion-nya. Orang tuanya bahkan sempat menentang keras keputusan ini karena khawatir ijazah S1 dan S2-nya menjadi sia-sia jika hanya berurusan dengan trading.

Baca juga: Hendra Chen: Krisis Mengajarkan Pola Uang yang Sesungguhnya

Ketakutan akan penyesalan seumur hidup jika tidak mengikuti panggilan hatinya untuk mengajar akhirnya memenangkan perdebatan batin tersebut. Ia memutuskan untuk resign dari pekerjaan teknisnya dan hijrah ke Jakarta untuk membangun kerajaan bisnis edukasinya dari nol.

"Jujur aja gua takutnya gua menyesali seumur hidup kalau gua hanya kerja di bagian teknik sipil dan tidak sesuai pasen gua. Pasion gua kan mengajar dan berbagi," ujar Hendy mengenang momen krusial tersebut.

Bangkit dari Kerugian dengan Metode Kotak-Kotak

Kehidupan di Jakarta ternyata jauh lebih keras daripada yang Hendy bayangkan. Tanpa jaring pengaman income tetap, fluktuasi pasar trading menghantamnya telak. Bisnisnya drop, rugi menumpuk, dan masa depan terasa suram.

Dalam kondisi terpuruk itu, Hendy menyadari bahwa metode trading yang selama ini ia ajarkan terlalu rumit bagi orang awam. Ia mengajarkan berbagai pola kompleks seperti Fibonacci, Harmonic Pattern, hingga Candlestick Pattern yang membuat murid-muridnya, terutama yang lebih tua, kesulitan memahami esensi pasar.

Titik balik terjadi ketika ia mengevaluasi ulang materi ajarannya. Ia terinspirasi oleh metode sederhana berbentuk kotak-kotak yang awalnya ditemukan oleh kakaknya. Meskipun simpel, metode awal tersebut dirasa masih kurang efektif untuk menghasilkan profit yang konsisten tanpa dasar data yang kuat.

Hendy kemudian melakukan pembaruan total pada metode tersebut. Ia tidak hanya mengandalkan perasaan atau keberuntungan semata, melainkan melakukan back test mendalam untuk memastikan setiap sinyal memiliki dasar fakta dan data historis yang valid.

Hasilnya adalah sebuah sistem trading yang disederhanakan namun tetap akurat secara statistik. Metode baru ini terbukti mampu membantu para pemula memahami pasar tanpa terjebak dalam analisis yang berbelit-belit. Keberhasilan penerapan metode ini menjadi fondasi kebangkitan komunitasnya.

Dari kegagalan yang hampir membuatnya gulung tikar, Hendy berhasil membangun tim baru dan mengembalikan kepercayaan ribuan murid. Komunitas 3D Trading Academy kini tumbuh pesat, mencakup berbagai instrumen seperti saham, forex, emas, hingga kripto.

Tujuannya bukan sekadar mencari keuntungan finansial semata, melainkan menyelamatkan banyak orang agar tidak tersesat dalam praktik investasi yang salah. Hendy ingin memastikan para muridnya belajar trading dengan benar, menerapkan manajemen uang yang baik, dan memiliki perencanaan yang matang.

Kisah Hendy Tanuardy membuktikan bahwa kegagalan bisnis bukanlah akhir dari segalanya. Dengan ketekunan mengevaluasi diri dan kemauan untuk berinovasi, lubang terdalam sekalipun bisa diubah menjadi tangga menuju kesuksesan yang lebih bermakna bagi orang banyak.

Dikutip dari Jadi Inspirasi / Sekali Seumur Hidup (YouTube)

Bagikan artikel ini

Komentar

Pelatihan Trading Saham